Seafood (Boga Bahari)
Shellfish (Kerang-kerangan) • Crustacean (Udang/Kepiting) • Mollusk (Cumi/Gurita) • Finfish (Ikan Bersirip)
Penyebab alergi makanan paling umum pada orang dewasa di Asia (prevalensi 3-5%). Alergi seafood dibagi dua: **Shellfish** (Udang/Kepiting/Kerang) dan **Finfish** (Ikan Bersirip). Menariknya, 60% penderita alergi udang sebenarnya bereaksi silang (cross-reactivity) dengan alergi Tungau Debu Rumah (Tropomyosin).
Data Prevalensi
Prevalensi Indonesia
Meningkat tajam. Mencapai 6-10% pada dewasa (Data UNAIR & IDAI 2024).
Prevalensi Global
2.5% populasi dunia (Shellfish adalah alergen makanan fatal #1 pada dewasa).
Prognosis
Buruk. Berbeda dengan susu/telur, alergi seafood cenderung menetap seumur hidup (hanya 4% yang sembuh).
Info Cepat
VERIFIEDTingkat Bahaya
Risiko TinggiKategori
alergen major
Darurat Alergi?
Jika mengalami gejala berat seperti sesak napas atau pingsan, segera hubungi layanan darurat.
Gejala & Reaksi Alergi
Gejala Ringan
- Gatal hebat di telapak tangan/kaki
- Bengkak pada bibir/wajah (Angioedema)
- Mual dan sakit perut tajam segera setelah makan
- Biduran (Hives) merah menyebar
Gejala Berat (Darurat!)
- Tenggorokan terasa tercekik/menyempit
- Mengi (Wheezing) atau sesak napas berat
- Pingsan akibat tekanan darah drop (Syok Anafilaksis)
- Nyeri dada (Kounis Syndrome - serangan jantung alergi)
Sumber Tersembunyi
Makanan dan produk yang mungkin mengandung seafood (boga bahari) tanpa Anda sadari:
- Sambal Terasi/Petis: Bahan dasarnya adalah fermentasi udang rebon.
- Kerupuk: Kerupuk udang/ikan sering jadi pelengkap nasi goreng/bubur.
- Dimsum/Siomay: Sering mengandung campuran udang meski labelnya 'Ayam'.
- Kaldu Masakan: Laksa, Tom Yum, Mie Celor (Kaldu udang kental).
- Suplemen Glukosamin: Biasanya terbuat dari cangkang kepiting/udang.
- Minyak Ikan (Fish Oil): Risiko rendah tapi tetap hati-hati bagi yang ultra-sensitif.
Tips Menghindari
- Cross-Contamination: Di restoran seafood, minyak goreng sering dipakai bersama untuk udang dan ayam. Penderita alergi berat sebaiknya hindari 'gorengan' di restoran seafood.
- Bedakan Tipe: Alergi Udang BELUM TENTU alergi Ikan (dan sebaliknya). Tes IgE spesifik diperlukan.
- Uap Masakan: Menghirup uap kukusan kepiting/udang bisa memicu asma pada orang yang sangat sensitif.
- Label Kosmetik: Hindari produk dengan 'Chitosan' (turunan kulit udang).
Alternatif Aman
-
Jamur Tiram (Oyster Mushroom) Pengganti tekstur cumi-cumi (Calamari vegan) saat ditepung. - Kembang Tahu (Yuba) Pengganti tekstur kulit ikan/seafood dalam sup.
- Ebi Nabati (Rumput Laut/Jamur) Pengganti rasa gurih terasi/ebi dalam sambal.
- Jantung Pisang Tekstur berserat mirip ikan tongkol/suwir.
Pertolongan Pertama
Jika terjadi reaksi alergi berat, segera lakukan:
- 1 Segera minum Antihistamin (Cetirizine/Loratadine) saat muncul gatal pertama.
- 2 Suntik EpiPen di paha luar JIKA mulai sesak napas atau suara serak.
- 3 Posisi Trendelenburg (berbaring kaki diangkat) jika merasa pusing/mau pingsan.
- 4 Ke IGD segera (risiko reaksi gelombang kedua/biphasic).