Temukan Pola Makan Terbaik Untuk Tubuhmu
Bukan sekadar "diet", tapi gaya hidup. Jelajahi panduan lengkap berbasis sains untuk menurunkan berat badan, membentuk otot, atau menjaga kesehatan jangka panjang.
Diet DASH
Diet DASH adalah pola makan yang dirancang medis untuk menurunkan tekanan darah tanpa obat. Riset terbaru 2025 menunjukkan diet ini juga sangat efektif menurunkan kadar asam urat (mencegah Gout) dan risiko batu ginjal, selain manfaat utamanya bagi jantung.
Diet Defisit Kalori
Metode penurunan berat badan fundamental berbasis sains yang fokus pada keseimbangan energi negatif (Kalori Masuk < Kalori Keluar). Riset 2025 menekankan 'Nutrient Density' agar defisit tidak menurunkan metabolisme jangka panjang. Metode ini sangat terukur namun fleksibel karena tidak ada pantangan jenis makanan.
Diet Mediterania
Pola makan yang diadaptasi dari penduduk kawasan Blue Zone (Yunani, Italia Selatan). Diakui sebagai 'Diet Terbaik Dunia' secara berturut-turut karena fleksibilitasnya. Riset 2025 menegaskan diet ini sebagai standar emas untuk kesehatan otak (mencegah Alzheimer), menjaga elastisitas pembuluh darah, dan memanjangkan telomer DNA (anti-aging).
Diet Rendah Lemak
Pola makan yang membatasi asupan lemak, terutama lemak jenuh dan lemak trans, hingga di bawah 20-30% dari total kalori harian. Diet ini sangat efektif untuk manajemen batu empedu, kolesterol tinggi, dan kesehatan jantung.
Diet Tinggi Serat
Pola makan yang mengutamakan asupan serat pangan (fiber) di atas 30-35 gram per hari. Serat membantu melancarkan pencernaan, mengikat kolesterol, dan menstabilkan gula darah. Sangat dianjurkan untuk penderita sembelit, batu empedu, dan diabetes.
Diet Tinggi Protein
Pola makan yang memprioritaskan asupan protein tinggi untuk memaksimalkan efek termik (pembakaran kalori saat mencerna), menjaga massa otot saat defisit kalori, dan memberikan rasa kenyang paling lama. Metode ini efektif mencegah sarcopenia (kulit gelambir) saat berat badan turun drastis.
Intermittent Fasting
Pola makan yang fokus mengatur 'KAPAN' Anda makan, bukan 'APA' yang dimakan. Metode ini efektif memicu Autofagi (pembersihan sel rusak) dan memperbaiki sensitivitas insulin. Terdapat beberapa varian populer: 16/8 (Paling umum), 14/10 (Pemula/Wanita), dan 5:2 (Puasa 2 hari/minggu).
Diet Keto (Ketogenik)
Pola makan ekstrem rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang mengubah metabolisme tubuh menjadi pembakar lemak (ketosis). Riset 2025 menyoroti manfaatnya untuk gangguan neurologis dan penurunan berat badan cepat, namun memberi peringatan keras terkait risiko kolesterol LDL pada individu tertentu.
Diet Rendah Karbohidrat
Pola makan yang membatasi asupan karbohidrat (gula, pati, tepung) untuk menstabilkan insulin dan gula darah. Riset 2025 menegaskan LCD sebagai metode paling efektif dan aman untuk manajemen Diabetes Tipe 2 jangka panjang dibandingkan diet ekstrem lainnya, serta efektif mengurangi lemak visceral (perut buncit).
Diet Rendah Purin
Pola makan terapeutik untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah dengan membatasi asupan purin (zat yang dipecah menjadi asam urat). Fokus utamanya menyeimbangkan nutrisi untuk membantu ginjal membuang kristal asam urat dan mencegah serangan gout yang menyakitkan.
Diet Vegan
Pola makan yang sepenuhnya menghindari semua produk hewani, termasuk daging, ikan, telur, susu, dan madu. Diet ini fokus pada makanan nabati seperti sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
Tidak ditemukan
Coba kata kunci lain atau ubah filter kategori.