Langsung ke konten utama

Daun Pisang

Alias: Banana Leaf, Daun Pisang Batu, Daun Pisang Kepok (+1 lainnya)

Informasi Gizi Lengkap & Panduan Konsumsi

Dalam 100 gram Daun Pisang, terdapat 0 kkal.

Protein 0g Karbo 0g Lemak 0g
Daun Pisang
Terverifikasi

Tentang Daun Pisang

Pembungkus alami tradisional yang memberikan aroma khas pada masakan. Mengandung lapisan lilin alami dan polifenol yang larut saat dipanaskan, menambah cita rasa makanan.

Bentuk:
lembaran-segarlembaran-kering
Nama lain:
Banana LeafDaun Pisang BatuDaun Pisang Kepok +1 lainnya

Info Cepat

Kategori

pembungkus alami

Kalori

0 kkal

Harga

Rp 10rb

Informasi Nilai Gizi Per 100 gram

0
kkal Energi Total

Makronutrisi

Lemak Total 0g
0% AKG
Protein 0g
0% AKG
Karbohidrat Total 0g
0% AKG
Serat
0g
Gula
0g

Mikronutrisi & Lainnya

Kolesterol 0mg
Natrium (Sodium) 0mg
Kalium (Potassium) 0mg
Zat Besi 0mg
Kalsium 0mg

Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.

Analisis Bahan

Kelebihan

  • Mengandung Polifenol (terutama EGCG seperti pada teh hijau) yang meresap ke makanan panas, berfungsi sebagai antioksidan alami [web:300][web:304].
  • Memiliki lapisan lilin alami (kutikula) yang memberikan aroma sedap khas dan mencegah makanan lengket tanpa minyak plastik [web:296].
  • Bersifat antimikroba alami yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, membuat makanan basi lebih lama dibanding bungkus plastik [web:296][web:303].
  • Ramah lingkungan (biodegradable) dan tidak meninggalkan residu kimia mikroplastik pada makanan panas [web:299].

Kekurangan

  • Mudah pecah atau robek jika tidak dilayukan dengan benar sebelum digunakan.
  • Rentan kontaminasi debu, kotoran burung, atau telur serangga karena permukaannya lebar, wajib dicuci bersih.
  • Getah daun pisang (terutama jenis non-batu/kepok) bisa menodai pakaian secara permanen dan terasa pahit di makanan.

Tips Konsumsi Sehat

Selalu layukan daun di atas api kompor (garang) atau jemur sebentar agar lentur, tidak mudah sobek, dan mematikan bakteri permukaan.

Cuci bersih kedua sisi daun dengan air mengalir dan lap kering dengan kain bersih untuk menghilangkan debu polutan.

Gunakan daun pisang muda (pupus) untuk membungkus makanan berkuah atau kue basah karena teksturnya lebih lentur dan rapat.

Perbandingan Metode Memasak

Kukus (Bungkus) 0 kkal

Panas uap meluruhkan polifenol dan lilin daun ke dalam makanan (pepes/lontong), memberi warna kehijauan dan aroma sedap.

Bakar (Alas) 0 kkal

Daun yang terbakar melepaskan minyak atsiri yang memberikan aroma 'smokey' kuat pada nasi bakar atau ikan bakar.

Suhu Ruang

2-3 hari. Simpan di tempat sejuk. Jika terlalu lama di suhu ruang akan menguning dan kering menjadi klaras.

Segera olah

Kulkas (Chiller)

1-2 minggu. Gulung rapi, bungkus dengan kertas koran/tisu dapur, lalu masukkan ke dalam plastik agar tetap hijau segar.

Suhu < 4°C

Freezer

3-6 bulan. Layukan dulu, bersihkan, lipat rapi, dan simpan beku. Tekstur akan sangat layu saat dicairkan tapi tetap fungsional dan wangi.

Beku sempurna (-18°C)

Pertanyaan Umum Seputar Daun Pisang

Jawaban cepat seputar kandungan gizi, konsumsi, dan penggunaan.

Apakah daun pisang bisa dimakan?

Secara teknis tidak beracun (edible), tapi serat selulosanya sangat kasar dan sulit dicerna manusia. Daun pisang hanya digunakan sebagai 'piring' atau pembungkus aromatik.

Kenapa makanan yang dibungkus daun pisang lebih enak?

Karena panas makanan melelehkan lapisan lilin alami dan polifenol daun, melepaskan senyawa aromatik sedap yang menyatu dengan uap makanan.

Daun pisang apa yang paling bagus?

Daun Pisang Batu (Klutuk) dianggap paling bagus karena tidak mudah sobek, warnanya hijau cerah, dan tidak memengaruhi rasa makanan (tidak pahit).

Olahan Populer

Pepes Ikan Lontong/Ketupat Lemper Ayam Nasi Bakar Kue Nagasari Garang Asem

Digunakan Dalam Makanan

Tips Memilih

Pilih jenis 'Pisang Batu' atau 'Pisang Kepok' karena seratnya paling kuat, lentur, dan tidak mengubah rasa makanan menjadi pahit [web:305][web:313].

Cari daun yang warnanya hijau tua mengkilap dan utuh, hindari yang banyak sobekan, bercak kuning, atau putih (jamur).

Pastikan pelepah/tulang daunnya masih segar berair, bukan kering kerontang atau cokelat.

Referensi & Validasi

Data Diperbarui

Terakhir Diperbarui

2 Januari 2026

Dipublikasikan

1 Januari 2026

Sumber Data

Jurnal Ekotonia, PubMed (Studi EGCG), Survei Pasar 2026

Data nutrisi bersumber dari database resmi dan diverifikasi secara berkala untuk memastikan akurasi.