Panduan Nutrisi untuk Intoleransi Laktosa
Ketidakmampuan tubuh mencerna laktosa (gula alami dalam susu) karena kekurangan enzim laktase di usus halus. Berbeda dengan alergi susu yang melibatkan sistem imun. Kondisi ini sangat umum terjadi pada orang dewasa Asia.
Alias / Nama Lain
lactose-intolerant
Rekomendasi Makanan
5 item
Pantangan
4 item
Gejala & Tanda
Perut kembung dan bergas setelah minum susu
Diare atau tinja cair (biasanya 30 menit - 2 jam setelah konsumsi)
Kram perut atau sakit perut melilit
Mual dan suara perut bergemuruh (borborygmi)
Makanan Direkomendasikan
- Susu Kedelai
Alternatif susu nabati paling populer, bebas laktosa total dan tinggi protein.
- Tempe Kukus
Sumber kalsium nabati yang sangat baik untuk menggantikan kalsium susu.
- Balado Teri Kacang
Superfood kalsium! Ikan teri yang dimakan dengan tulangnya.
- Greek Yogurt
Proses fermentasi memecah sebagian besar laktosa, aman bagi penderita ringan.
- Keju Cheddar
Keju keras (hard cheese) yang difermentasi lama memiliki kadar laktosa sangat rendah.
Batasi / Hindari
- Susu Sapi Murni
Kandungan laktosa tertinggi (~12g per gelas).
- Susu Kental Manis
Konsentrat susu dan gula, pemicu diare instan.
- Es Krim Vanila
Berbahan dasar krim susu segar yang kaya laktosa.
- Es Kopi Kenangan Mantan
Biasanya menggunakan susu UHT full cream dalam jumlah banyak.
Tips Pengelolaan & Strategi
Perhatikan istilah tersembunyi di label: Whey, Curds, Milk By-products, Dry Milk Solids.
Coba produk 'Lactose Free' (susu sapi yang sudah ditambah enzim laktase).
Mulai dengan porsi kecil (misal 1/4 gelas) untuk menguji toleransi tubuh Anda.
Pertanyaan Umum
Apakah sama dengan alergi susu?
Apakah selamanya tidak bisa minum susu?
Target Nutrisi Harian
Laktosa Maksimal
0
Kalsium Alternatif
1000
Aksi Cepat
Referensi & Validasi
Terakhir Diperbarui
4 Januari 2026
Dipublikasikan
3 Januari 2026
Sumber Data
Diverifikasi Oleh
Tim NutriNusa
Data nutrisi bersumber dari database resmi dan diverifikasi secara berkala untuk memastikan akurasi.