Langsung ke konten utama

Daging Sapi (Beef)

Alias: Beef, Daging Sapi Murni, Daging Lembu (+1 lainnya)

Informasi Gizi Lengkap & Panduan Konsumsi

Dalam 100 gram Daging Sapi (Beef), terdapat 250 kkal.

Protein 26g Karbo 0g Lemak 15g
Daging Sapi (Beef)
Terverifikasi

Tentang Daging Sapi (Beef)

Sumber protein merah utama yang kaya zat besi heme dan vitamin B12. Daging sapi berkualitas memiliki warna merah cerah (cherry red) dan tekstur kenyal. Sangat krusial untuk pencegahan anemia.

Bentuk:
mentah (segar)gilingslice (iris tipis)potong rendang
Nama lain:
BeefDaging Sapi MurniDaging Lembu +1 lainnya

Info Cepat

Kategori

protein

Kalori

250 kkal

Harga

Rp 135rb

Alergen

daging merah

Informasi Nilai Gizi Per 100 gram

250
kkal Energi Total

Makronutrisi

Lemak Total 15g
23% AKG
Protein 26g
43% AKG
Karbohidrat Total 0g
0% AKG
Serat
0g
Gula
0g

Mikronutrisi & Lainnya

Kolesterol 87mg
Natrium (Sodium) 72mg
Kalium (Potassium) 318mg
Zat Besi 2.6mg
Vitamin B12 2.6μg
Selenium 22μg

Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.

Analisis Bahan

Kelebihan

  • Super Heme Iron: Mengandung zat besi jenis 'Heme' yang diserap tubuh 2-3x lebih efisien (15-35%) dibanding zat besi nabati (2-20%), solusi terbaik mencegah anemia defisiensi besi.
  • Vitamin B12 Alami: Salah satu sumber alami terbaik Vitamin B12 yang krusial untuk pembentukan sel darah merah, fungsi saraf, dan mencegah kesemutan kronis.
  • Protein & Zinc: Menyediakan protein lengkap untuk regenerasi otot pasca-sakit dan mineral Seng (Zinc) untuk memperkuat sel darah putih melawan infeksi.

Kekurangan

  • Lemak Jenuh & Kolesterol: Potongan berlemak (iga/sandung lamur) mengandung lemak jenuh tinggi. Konsumsi berlebih dapat meningkatkan kolesterol LDL dan risiko jantung.
  • Risiko Kanker Usus: WHO mengklasifikasikan daging merah sebagai 'Grup 2A Karsinogen' (mungkin menyebabkan kanker) jika dikonsumsi berlebih (>500g/minggu), terutama jika hangus dibakar.
  • Tinggi Purin: Penderita asam urat (gout) harus membatasi konsumsi daging merah dan jeroan karena kadar purinnya tinggi.

Tips Konsumsi Sehat

Pilih Potongan 'Lean': Utamakan bagian rendah lemak seperti Has Dalam (Tenderloin), Gandik (Round), atau Tanjung (Rump) yang memiliki lemak <5g per 100g.

Hindari 'Charred': Jangan bakar daging sampai gosong hitam. Zat karsinogenik (HCA/PAH) terbentuk di bagian gosong tersebut. Marinasi dengan bawang putih/rosemary mengurangi pembentukannya.

Porsi Ideal: Batasi konsumsi daging merah maksimal 350-500g (berat matang) per minggu sesuai anjuran WCRF untuk kesehatan usus.

Perbandingan Metode Memasak

Rebus/Sop (Slow Cook) 0 kkal

Metode paling sehat. Masak api kecil (simmer) >2 jam agar kolagen jaringan ikat pecah perlahan menjadi gelatin, membuat daging empuk tanpa merusak protein.

Tumis (Stir Fry) +45 kkal

Wajib iris daging MELAWAN arah serat (cross-grain) setipis mungkin. Masak api besar waktu singkat agar daging tidak sempat mengeluarkan air (juices) dan menjadi alot.

Panggang (Grill) +10 kkal

Istirahatkan (Resting) daging 5-10 menit setelah diangkat dari panggangan. Ini memberi waktu cairan daging menyebar kembali ke serat otot, mencegahnya tumpah keluar saat dipotong.

Suhu Ruang

Maksimal 2 Jam (Bakteri E. coli dan Salmonella berkembang biak sangat cepat di suhu ruang).

Segera olah

Kulkas (Chiller)

3-5 Hari (Simpan di rak khusus daging/chiller paling dingin (0-2°C). Gunakan wadah tertutup rapat agar air daging tidak menetes ke makanan lain).

Suhu < 4°C

Freezer

6-12 Bulan (Bungkus rapat dengan plastic wrap tebal atau vakum untuk mencegah 'freezer burn' yang membuat daging kering, abu-abu, dan alot).

Beku sempurna (-18°C)

Pertanyaan Umum Seputar Daging Sapi (Beef)

Jawaban cepat seputar kandungan gizi, konsumsi, dan penggunaan.

Bagian daging sapi mana yang paling empuk?

Has Dalam (Tenderloin). Otot ini terletak di bagian pinggang dalam dan jarang digunakan sapi bergerak, sehingga seratnya sangat halus dan minim jaringan ikat.

Apakah daging sapi menyebabkan darah tinggi?

Daging sapi murni TIDAK menyebabkan hipertensi secara langsung. Pemicu utamanya adalah natrium (garam) berlebih dalam bumbu olahan dan lemak jenuh jika dikonsumsi berlebihan.

Berapa batas aman makan daging sapi?

WCRF merekomendasikan batas aman konsumsi daging merah matang sekitar 350-500 gram per minggu (sekitar 3 porsi) untuk meminimalkan risiko kanker usus.

Peringatan Alergen

Olahan Populer

Rendang Sapi Semur Daging Sop Iga Sapi Steak Tenderloin Rawon

Tips Memilih

Warna: Daging segar harus merah cerah (cherry red). Hindari yang berwarna cokelat gelap, abu-abu, atau memiliki bercak kehijauan (busuk).

Tekstur: Daging harus kenyal, padat, dan elastis (kembali cepat saat ditekan). Jika lembek, berair berlebihan, atau jari tenggelam saat menekan, hindari.

Aroma: Bau khas daging segar (sedikit amis darah), bukan bau masam, apek, atau busuk menyengat.

Tips Memasak

Gunakan nanas parut atau daun pepaya untuk membungkus daging ulet selama 30 menit sebelum dimasak. Enzim bromelain/papain alami akan mengempukkan daging.

Referensi & Validasi

Data Diperbarui

Terakhir Diperbarui

6 Januari 2026

Dipublikasikan

1 Januari 2026

Sumber Data

USDA FoodData Central Bapanas (Panel Harga Pangan Jan 2026) WCRF (Cancer Risk Guidelines) Kemenkes RI

Data nutrisi bersumber dari database resmi dan diverifikasi secara berkala untuk memastikan akurasi.