Langsung ke konten utama
sedang diet khusus gaya hidup puasa

Intermittent Fasting

Pola makan yang fokus mengatur 'KAPAN' Anda makan, bukan 'APA' yang dimakan. Metode ini efektif memicu Autofagi (pembersihan sel rusak) dan memperbaiki sensitivitas insulin. Terdapat beberapa varian populer: 16/8 (Paling umum), 14/10 (Pemula/Wanita), dan 5:2 (Puasa 2 hari/minggu).

Intermittent Fasting

Alias

Puasa Berkala, Time-Restricted Eating (TRE), Diet OCD (Obsessive Corbuzier Diet)

Target/Minggu

0.5 - 1 kg

Target/Bulan

2 - 3 kg

Durasi

Jangka Panjang (Lifestyle)

Prinsip Utama

Disiplin Jendela Makan: Hanya boleh mengonsumsi kalori di waktu yang ditentukan (Eating Window).

Fase Puasa Bersih (Clean Fast): Selama jam puasa HANYA boleh minum air mineral, teh hijau tawar, atau kopi hitam. Gula/susu membatalkan autofagi.

Konsistensi Ritme Sirkadian: Usahakan jendela makan dilakukan saat matahari masih bersinar (misal 10.00-18.00) untuk sinkronisasi metabolisme.

Jangan 'Balas Dendam' (Binge Eating) saat buka puasa. Tetap makan dengan porsi normal dan nutrisi seimbang.

Autofagi mulai aktif setelah 16 jam puasa, membantu perbaikan sel tubuh.

Contoh Menu Harian

Sarapan

Makan Siang

Nasi Merah
110 kkal
Sayur Asem
80 kkal

Snack Sore

Yogurt Greek
59 kkal

Makan Malam

Pepes Tahu
126 kkal

Boleh Dikonsumsi

  • Makanan Padat Nutrisi: Protein tinggi (ayam, ikan, tempe) agar kenyang selama puasa.
  • Serat Tinggi: Sayuran hijau dan biji-bijian agar gula darah stabil.
  • Lemak Sehat: Alpukat, minyak zaitun untuk energi tahan lama.
  • Minuman 0 Kalori (Saat Puasa): Air, Teh Tawar, Kopi Hitam, Cuka Apel.

Batasi / Hindari

  • Minuman Manis saat puasa (Jus, Sirup, Kopi Susu) - MEMBATALKAN PUASA.
  • Makanan Indeks Glikemik Tinggi (Roti putih, kue) saat buka puasa pertama (membuat ngantuk/sugar crash).
  • Makan berlebihan melebihi TDEE saat jendela makan.

Kelebihan & Manfaat

  • Tidak perlu menghitung kalori atau membatasi jenis makanan
  • Memicu autofagi (regenerasi sel) dan perbaikan hormon
  • Menyederhanakan jadwal makan (lebih sedikit meal prep)
  • Meningkatkan sensitivitas insulin
  • Gratis dan tidak perlu suplemen khusus

Kekurangan & Risiko

  • Rasa lapar intens di awal adaptasi (1-2 minggu)
  • Tidak disarankan untuk penderita Maag Akut (Gastritis)
  • Bisa memicu makan berlebihan (binge eating) saat buka puasa
  • Kurang cocok untuk wanita dengan gangguan hormonal
  • Sulit diterapkan dalam situasi sosial (sarapan bersama, dll)

Tips Sukses & Strategi

Minum air garam (sejumput garam himalaya + air) saat jam puasa jika merasa pusing/lemas untuk ganti elektrolit.

Untuk wanita, pendekkan durasi puasa (12-14 jam) saat seminggu sebelum haid (fase luteal) untuk mencegah stres tubuh.

Buka puasa dengan urutan: Protein/Lemak/Sayur dulu, baru Karbohidrat untuk mencegah kantuk (sugar crash).

Tidak Cocok Untuk

maag riwayat eating disorder ibu hamil ibu menyusui

Pertanyaan Umum

Apa itu Autofagi?
Mekanisme 'bersih-bersih sel' di mana tubuh mendaur ulang sel rusak. Proses ini mulai aktif signifikan setelah 16-18 jam puasa.
Apakah kopi susu membatalkan puasa?
YA. Susu (laktosa) dan gula memicu insulin. Saat insulin naik, proses pembakaran lemak dan autofagi berhenti. Kopi harus hitam murni.
Bolehkah penderita GERD melakukan IF?
Boleh, bahkan disarankan karena IF mencegah makan tengah malam (penyebab utama refluks). Beri jeda 3-4 jam sebelum tidur.
Apakah IF bikin otot hilang?
Tidak, selama asupan protein total harian tercukupi. Justru kenaikan HGH saat puasa membantu melindungi massa otot.