Langsung ke konten utama
Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) darah-tinggi

Panduan Nutrisi untuk Hipertensi

Hipertensi adalah kondisi medis kronis di mana tekanan darah arteri meningkat secara persisten (>130/80 mmHg). Secara patofisiologis, ini melibatkan peningkatan resistensi vaskular perifer, gangguan fungsi endotel, dan ketidakseimbangan sistem Renin-Angiotensin-Aldosteron (RAAS). Sering disebut 'The Silent Killer' karena memicu kerusakan vaskular mikrosirkulasi secara bertahap pada jantung, ginjal, dan otak tanpa gejala awal yang nyata.

Hipertensi

Alias / Nama Lain

darah-tinggi

Rekomendasi Makanan

6 item

Pantangan

7 item

Gejala & Tanda

Sakit kepala berat (oksipital), biasanya muncul saat bangun tidur pada kasus hipertensi berat

Pusing dan pandangan berkunang-kunang (tanda gangguan perfusi serebral)

Tengkuk terasa berat atau kaku akibat ketegangan vaskular

Mimisan (epistaksis) spontan akibat pecahnya pembuluh darah kapiler hidung yang rapuh

Jantung berdebar-debar (palpitasi) sebagai kompensasi beban kerja jantung

Sesak napas (dyspnea) saat aktivitas ringan akibat penurunan komplians ventrikel kiri

Mudah lelah akibat penurunan efisiensi pompa jantung

Catatan: Sebagian besar penderita TIDAK merasakan gejala apapun hingga terjadi komplikasi (Asymptomatic Killer)

analytics Klasifikasi

Normal

Kondisi optimal kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Sistolik: <120 Diastolik: <80

Elevated (Meningkat)

Peringatan dini. Terjadi peningkatan beban awal vaskular, wajib perbaiki gaya hidup.

Sistolik: 120 - 129 Diastolik: <80

Hipertensi Stage 1

Mulai terjadi remodel vaskular ringan. Intervensi diet DASH sangat krusial di tahap ini.

Sistolik: 130 - 139 Diastolik: 80 - 89

Hipertensi Stage 2

Risiko tinggi stroke dan gagal jantung. Memerlukan kombinasi terapi farmakologis dan diet ketat.

Sistolik: ≥140 Diastolik: ≥90

Makanan Direkomendasikan

  • Jus Mentimun

    Bersifat diuretik alami yang menghambat reabsorpsi natrium di tubulus ginjal, membantu menurunkan volume darah.

  • Sayur Bening Bayam

    Kaya nitrat anorganik yang dikonversi menjadi Nitric Oxide (NO) di endotel, memicu vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) yang kuat.

  • Pisang Ambon

    Sumber Kalium tinggi yang mengaktifkan pompa Na-K-ATPase, membantu mengeluarkan natrium dari sel dan menurunkan tekanan osmotik vaskular.

  • Pepes Ikan Kembung

    Kaya Omega-3 (EPA/DHA) yang menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan elastisitas arteri (arterial compliance).

  • Susu Sapi Murni

    Kalsium dan bioaktif peptida dalam susu membantu meregulasi tekanan darah dalam protokol Diet DASH.

  • Jus Ceri Tart (Tanpa Gula)

    Antosianin dalam ceri membantu menurunkan peradangan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan.

Batasi / Hindari

  • Ikan Asin (Goreng)

    Konsentrasi Sodium ekstrem yang menyebabkan retensi air masif dan lonjakan volume plasma seketika.

  • Telur Asin

    Kandungan garam yang meresap hingga ke kuning telur (pusat lemak) memperburuk viskositas darah dan tekanan darah.

  • Indomie Mi Goreng

    Bumbu mengandung Sodium sangat tinggi (~1000mg+) dan MSG yang dapat memicu vasokonstriksi pada individu sensitif.

  • Kerupuk Udang (Sidoarjo)

    Tinggi Natrium tersembunyi dan lemak trans yang merusak fungsi endotel pembuluh darah.

  • Sambal Terasi

    Kombinasi sodium tinggi dari terasi dan capsaicin pedas yang dapat memicu respons simpatis (jantung berdebar).

  • Jeroan Sapi (Hati, Paru, Babat)

    Tinggi lemak jenuh dan kolesterol jahat (LDL) yang memicu pembentukan plak aterosklerosis, mempersempit pembuluh darah.

  • Minuman Bersoda (Soft Drink)

    Fruktosa tinggi memicu peningkatan asam urat yang menghambat produksi Nitric Oxide (gas pelebar pembuluh darah).

Tips Pengelolaan & Strategi

Aturan 'Label Reading': Pilih produk dengan Natrium <140mg per porsi. Jika Sodium >400mg, itu termasuk kategori bahaya.

Tingkatkan Kalium: Konsumsi buah/sayur minimal 5 porsi sehari untuk membantu ginjal membuang kelebihan garam.

Metode Memasak: Gunakan teknik kukus, pepes, atau panggang. Hindari gorengan karena lemak trans merusak kelenturan pembuluh darah.

Tips Tambahan:

  • Manajemen Stres: Aktivasi saraf vagus melalui pernapasan dalam dapat menurunkan tekanan darah secara instan (efek jangka pendek).
  • Olahraga Isotonik: Jalan cepat 30 menit sehari membantu membersihkan natrium melalui keringat dan memperkuat otot jantung.

Pertanyaan Umum

Apakah penderita hipertensi harus pantang garam total?
Tidak total (tubuh tetap butuh natrium untuk transmisi saraf), tetapi dibatasi maksimal 1500mg - 2000mg sodium per hari (setara 1 sdt garam).
Kenapa penderita darah tinggi dilarang makan jeroan?
Karena jeroan meningkatkan kolesterol LDL yang menempel di dinding pembuluh darah (aterosklerosis), membuat pembuluh kaku dan tekanan naik.
Benarkah jus seledri bisa menurunkan tensi?
Benar. Seledri mengandung Phthalides yang merelaksasi jaringan dinding arteri dan menurunkan kadar hormon stres pemicu tensi tinggi.

Target Nutrisi Harian

grain

Sodium Maksimal

1500 mg/hari

spa

Kalium Minimal

4700 mg/hari

spa

Manesium Minimal

420 mg

grass

Serat

30 g/hari

bone

Kalsium

1000 mg

Aksi Cepat

Cari Makanan Sesuai

Referensi & Validasi

Data Diperbarui

Terakhir Diperbarui

9 Januari 2026

Dipublikasikan

28 Desember 2025

Sumber Data

AHA/ACC Hypertension Guidelines 2025 ESC Guidelines for the Management of Elevated Blood Pressure 2024 Kemenkes RI - Pedoman Diet DASH

Diverifikasi Oleh

Tim Medis NutriNusa

Data nutrisi bersumber dari database resmi dan diverifikasi secara berkala untuk memastikan akurasi.